Mengenal Quarter-life Crisis, dan Bagaimana Cara Menanganinya

  • 20 Juni 2023
  • 02:07 WITA
  • Administrator
  • Berita

Belakangan ini, istilah Quarter-life Crisis tengah banyak diperbincangankan dan dibahas oleh banyak pihak, baik secara maya maupun nyata. Namun, beberapa orang mungkin masih mempertanyakan makna dan arti dari istilah Quarter-life Crisis tersebut.

Quarter-life Crisis menurut Fischer (2008), merupakan perasaan khawatir yang hadir atas ketidakpastian kehidupan mendatang seputar relasi, karier, dan kehidupan sosial yang terjadi sekitar usia 20-an. Adapun pengertian lain dari Quarter-life Crisis dari beberapa sumber, yakni suatu periode yang dialami oleh suatu individu dalam pencarian jati diri, merasa tidak memiliki tujuan,  khawatir, bingung, serta galau mengenai ketidakpastian hidup di masa mendatang. Dikatakan "Quarter-life Crisis", karena peristiwa ini dialami oleh seseorang yang berusia sekitar 19-30 tahun.

Peristiwa ini sangatlah wajar dialami setiap orang, akan tetapi hal ini juga tidak bisa dianggap remeh. Jika seseorang tidak dapat melalui dan menangani fase ini dengan bijak, Quarter-life Crisis tersebut akan berlanjut pada fase Depresi. Lalu bagaimana cara untuk menangani Quarter-life Crisis? Dalam menangani Quarter-life Crisis, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan:

 

1. Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Hal ini hanya akan membuang-buang waktu kita, dan akan membuat kita merasa semakin khawatir. Alih-alih memikirkan kehidupan orang lain, mulailah cari tahu apa yang sebenarnya Anda inginkan dalam hidup. Tanamkan dalam pikiran kita, bahwa perlahan-lahan kita akan mengetahui keinginan serta tujuan kita, bahkan mungkin tanpa kita sadari.

 

2. Ubah Keraguan Menjadi Tindakan

Ketika kita bingung akan suatu hal dalam hidup, jadikan itu kesempatan untuk menemukan tujuan baru. Isi hari-hari kita dengan hal-hal positif untuk menemukan jawaban atas keraguan, hingga akhirnya jawaban tersebut datang dengan sendirinya. Kita bisa memulai mengisi waktu luang dengan relaksasi, menambah wawasan, mencari kelas online untuk menambah keterampilan, atau mengobrol dengan teman untuk mendapatkan solusi.

 

 

3. Temukan Orang-orang Yang Senantiasa Mendukung

Carilah orang-orang yang memiliki minat yang sama dengan diri kita, atau orang-orang yang bisa menginspirasi dan membuat kita menjadi seseorang yang lebih baik. Dengan begitu, kita tidak akan merasa sendiri dalam menjalani hidup.

 

4. Belajar Mencintai Diri Sendiri

Ketika sedang terjebak dalam Quarter-life Crisis, kita mungkin akan cenderung mengabaikan berbagai kenikmatan yang sebenarnya kita miliki. Padahal, untuk mencapai tujuan dalam hidup, kita perlu menghargai dan mencintai diri kita terlebih dahulu.

 

Quarter-life Crisis bisa menyerang siapa saja, karena sesungguhnya masalah dalam hidup adalah sesuatu yang sangat wajar. Dalam menghadapi fase ini, kita membutuhkan fisik dan mental yang kuat supaya krisis ini tidak berlanjut lebih jauh.

 

 

Penulis: Annisa Surya Pratiwi (PBI-C 2020)